Gerbangtara Hub Rayakan Puncak Talent Academy 2025: Menguatkan Pemuda, Menggerakkan Dampak Kolektif

Gerbangtara Hub Rayakan Puncak Talent Academy 2025: Menguatkan Pemuda, Menggerakkan Dampak Kolektif

Gerbangtara Hub menutup rangkaian Talent Academy 2025 dengan perayaan puncak yang digelar di Kantor Kelurahan Sepinggan Raya, Balikpapan Selatan. Program ini bukan hanya kegiatan pelatihan, tetapi sebuah gerakan kolektif untuk membuka akses ilmu, memperluas wawasan, dan menumbuhkan budaya kolaborasi berkelanjutan bagi pemuda Balikpapan dan Kalimantan Timur. Puncak acara ini menegaskan satu pesan utama yakni pemberdayaan pemuda adalah fondasi penting menuju transformasi sosial dan ekonomi kawasan.

Sebagai ruang belajar dan kolaborasi, Gerbangtara Hub tumbuh menjadi pusat pengembangan kapasitas masyarakat dan pemuda Kalimantan Timur. Bernaung di bawah konsorsium Gerbangtara dan Yayasan Gerbang Kolaborasi Nusantara, hub yang beroperasi di RT 27 Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan ini menghadirkan ekosistem kreatif yang mendorong inovasi sosial, literasi digital, dan pemberdayaan komunitas. Di sinilah jejaring talenta muda bertemu, bertukar gagasan, dan menciptakan kolaborasi lintas sektor.

Mengusung tagline “Inklusif dalam Ilmu, Kolektif dalam Dampak,” Talent Academy dirancang sebagai ruang pembelajaran publik yang mempertemukan peserta dengan mentor, praktisi industri, pelaku kreatif, aktivis sosial, dan tokoh masyarakat. Momentum ini juga sejalan dengan kebijakan Kemenpora dalam memperkuat kerja sama multipihak.

Asdep Transformasi Kepramukaan, Organisasi dan Komunitas Pemuda (TKOKP) Kemenpora RI, Dr. Ir. Hendro Wicaksono, MSc.Eng., menegaskan pentingnya ekosistem kolaboratif tersebut.

“Pendekatan hexahelix menjadi kunci pembangunan kepemudaan yang inklusif. Pemerintah, akademisi, komunitas, media, pelaku usaha hingga sektor finansial perlu bergerak dalam satu irama untuk memperkuat implementasi Asta Cita Presiden,” ujarnya.

Selama satu bulan penyelenggaraan, peserta Talent Academy mengikuti rangkaian talkshow, diskusi panel, story sharing, hingga workshop aplikatif. Materi-materi tersebut difokuskan pada peningkatan keterampilan, penguatan ekonomi keluarga, kesiapan menghadapi ekonomi digital, serta pemberdayaan perempuan dan kelompok rentan.

Program ini juga diperkuat kolaborasi dengan Galeri Investasi Digital Gerbangtara bersama IDX Kalimantan Timur dan MNC Sekuritas, khususnya dalam membuka akses literasi finansial bagi pemuda melalui dukungan pada Mini Community Showcase. Upaya ini selaras dengan visi pembangunan Ibu Kota Nusantara yang menempatkan kualitas SDM sebagai fondasi utama.

Direktur Pemberdayaan OIKN, Conrita, menegaskan peran krusial generasi muda: “Pembangunan Nusantara bukan sekadar infrastruktur, tetapi pembangunan manusianya. Kreativitas dan kesiapan pemuda Kalimantan Timur menjadi modal penting menghadapi transformasi besar ini.”

Pada puncak perayaan, para peserta mempresentasikan karya dan proyek advokasi mereka, sekaligus menampilkan kisah perubahan yang mereka inisiasi. Ketua Yayasan Gerbang Kolaborasi Nusantara, Aie Natasha, menegaskan kembali komitmen lembaga dalam memperkuat ekosistem kepemudaan.

“Kami percaya pemuda yang berdaya adalah pemuda yang mampu memberdayakan masyarakat. Melalui Talent Academy, kami ingin anak muda tidak hanya bertumbuh, tetapi juga menumbuhkan perubahan di sekeliling mereka,” ujarnya.

Konsorsium Gerbangtara berkomitmen untuk terus menjadi ruang belajar yang inklusif, membangun potensi pemuda, dan memperkuat komunitas. Visi ini sejalan dengan semangat membangun Nusantara bukan semata melalui infrastruktur, tetapi melalui manusia-manusia muda yang berdaya, bersuara, dan bergerak bersama menciptakan dampak kolektif.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *