Sanjaya Abdillah Karim

Forum Satu Data Indonesia Kabupaten Penajam Paser Utara

Sanjaya Abdillah Karim, S.Tr.Stat., adalah seorang pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Penajam Paser Utara yang dikenal sebagai penggerak utama dalam penerapan dan penguatan ekosistem Satu Data Indonesia (SDI) di daerahnya.

Lahir di Madiun pada 15 November 1997, Sanjaya merupakan lulusan Politeknik Statistika STIS jurusan Komputasi Statistik. Dengan latar belakang akademik dan pengalaman teknis yang kuat, ia mendedikasikan kariernya untuk membangun tata kelola data yang andal, terbuka, dan inklusif sebagai dasar pengambilan kebijakan publik yang berbasis bukti

Dalam perannya di BPS Kabupaten Penajam Paser Utara, Sanjaya memegang berbagai posisi strategis yang memperkuat peran lembaganya sebagai pembina data statistik sektoral. Ia menjabat sebagai Ketua Tim Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), Koordinator Tim Pembinaan Statistik Sektoral, dan Wakil Ketua Tim Pelaksana Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS). Selain itu, ia juga memimpin Tim Layanan Statistik, Tim Pengelola SP4N Lapor, serta menjabat sebagai Ketua Bidang Informasi Diseminasi Data dan Unit Pendukung PPID. Melalui berbagai tanggung jawab tersebut, Sanjaya menjadi motor penggerak peningkatan literasi data, keterbukaan informasi publik, dan efisiensi tata kelola data lintas instansi

Kiprah Sanjaya semakin menonjol melalui kontribusinya dalam Forum Satu Data Indonesia Kabupaten Penajam Paser Utara, wadah kolaboratif lintas sektor yang mendorong sinergi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat. Di bawah kepemimpinannya, forum ini berhasil memperluas literasi data hingga tingkat desa, mengembangkan portal data daerah, serta mendorong partisipasi publik dalam perencanaan pembangunan berbasis data. Bagi Sanjaya, data bukan sekadar angka, melainkan sarana untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan keadilan pembangunan di daerah. Melalui dedikasinya, ia menjadi representasi generasi muda birokrat yang membawa semangat inovasi dan kolaborasi dalam mewujudkan visi Satu Data Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan