Ibu Kota Nusantara, 14 Agustus 2026 — Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas masyarakat di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kalimantan Timur, Galeri Investasi Digital Gerbangtara bersama Bursa Efek Indonesia (IDX) Kalimantan Timur menyelenggarakan Workshop Digitalisasi Investasi: Digital Talent Academy – Sekolah Pasar Modal. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Kemenko 1, Ibu Kota Nusantara, ini diikuti oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan literasi digital, kemampuan pengelolaan keuangan, serta pemahaman mengenai investasi modern bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku UMKM di wilayah sekitar IKN. Selain memperoleh pemahaman teoretis mengenai instrumen pasar modal serta peluang investasi yang aman dan legal, peserta juga difasilitasi untuk memulai langkah investasi nyata melalui pembukaan akun investasi secara langsung di lokasi acara.
Perkembangan kawasan IKN yang pesat menuntut kesiapan masyarakat lokal dalam menghadapi transformasi digital dan ekonomi modern. Pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk dalam membangun ketahanan finansial dan kemampuan mengelola aset. Hal tersebut menjadi kunci agar masyarakat di kawasan penyangga dapat tumbuh seiring dengan kemajuan Nusantara.

Koordinator Konsorsium Gerbangtara, Aie Natasha, menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia merupakan bagian penting dari transformasi digital di IKN.
“Digital Talent Academy merupakan inisiatif Konsorsium Gerbangtara untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi masyarakat di kawasan IKN, termasuk ASN OIKN, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa transformasi digital di IKN tidak hanya berbicara tentang pembangunan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga tentang kesiapan manusianya. Masyarakat dan ASN perlu memiliki kapasitas untuk beradaptasi, berinovasi, serta memanfaatkan berbagai peluang yang hadir melalui digitalisasi,” ujar Aie Natasha.
Di sisi lain, maraknya penawaran investasi tidak berizin serta kurangnya pemahaman mengenai manajemen risiko keuangan menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku usaha dan pegawai di daerah. Oleh karena itu, edukasi yang inklusif dan terstruktur mengenai pengelolaan keuangan yang aman, sehat, dan legal menjadi krusial untuk menciptakan keberlanjutan ekonomi masyarakat.


Direktur Perencanaan Makro Otorita Ibu Kota Nusantara, Pungky Widiaryanto, S.Hut., M.Sc., yang diwakili oleh Dr. Kartika Puspita Sari, S.T., M.A., M.T., dalam keynote speech-nya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki arti penting dan membuka peluang besar bagi para peserta.
“Kegiatan ini sangat penting dan memiliki peluang yang sangat besar bagi para hadirin, khususnya yang berada di sekitar Penajam Paser Utara ataupun berada dalam ekosistem IKN. Tidak hanya untuk meningkatkan pendapatan, namun juga kemampuan mengelola keuangan, mempertahankan ketahanan finansial, mempersiapkan masa depan, serta menciptakan aset dan sumber pendapatan lainnya. Tidak lupa juga untuk memahami risiko serta mempertimbangkan pilihan investasi secara rasional dan bertanggung jawab,” ujar Dr. Kartika Puspita Sari.
Ia juga menegaskan bahwa inisiatif tersebut berpedoman pada visi besar pembangunan Ibu Kota Nusantara.
“Kegiatan ini sejalan dengan prinsip pembangunan IKN, salah satunya forest city dan smart city. Harapannya, melalui kegiatan ini, para bapak dan ibu yang hadir tidak hanya sekadar mengenal teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk berinvestasi secara aman, sehat, dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Workshop ini menghadirkan pemaparan materi dari setiap instansi serta sesi interaktif berupa coffee break, tanya jawab, lunch session, dan simulasi instrumen investasi menggunakan IDX Mobile dan MotionTrade dari MNC Sekuritas. Rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat jejaring antara peserta dan narasumber.



Sejalan dengan visi pemberdayaan tersebut, Ketua Pelaksana sekaligus Campaign & Partnership Konsorsium Gerbangtara, Lala Kumala, S.Par., yang diwakili oleh Ketua Galeri Investasi Digital Gerbangtara, Hizkia Matthew Mantiri, S.P., menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membangun ekosistem kemandirian finansial yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Workshop Digital Talent Academy: Sekolah Pasar Modal ini bukan sekadar ruang edukasi teoretis, melainkan titik temu antara literasi, akses, dan aksi, sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat langsung diaplikasikan. Menyambut momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan semangat gotong royong, kami meyakini bahwa kemandirian finansial dan ekonomi kerakyatan hanya dapat dicapai melalui sinergi lintas sektor yang kokoh. Konsorsium Gerbangtara terus mendorong kolaborasi strategis ini agar talenta muda dan ekosistem lokal dapat ‘naik kelas’, melek digital, serta mengambil peran aktif sebagai agen perubahan dalam pembangunan Nusantara yang inklusif,” ujar Hizkia Matthew Mantiri.
Sinergi kolaboratif ini turut didukung oleh kehadiran berbagai pemangku kepentingan strategis. Sejumlah narasumber dan pejabat yang hadir antara lain:
- Dr. Kartika Puspita Sari, S.T., M.A., M.T., mewakili Direktur Perencanaan Makro Otorita Ibu Kota Nusantara;
- Dr. Conrita Ermanto, M.Si., Direktur Pemberdayaan Masyarakat Otorita Ibu Kota Nusantara;
- Abraham Wahyu Nugroho, Kepala Tim Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah Bank Indonesia Kalimantan Timur;
- Aldila Bandaro, Deputi Kepala Wilayah IDX Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara;
- Yulianta, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara; serta
- Andri Muharizal Putra, Head of Education & Community Partnership MNC Sekuritas.
Melalui kegiatan ini, para pihak yang terlibat berharap dapat mendorong percepatan literasi keuangan modern di Kalimantan Timur, memperluas akses masyarakat terhadap instrumen pasar modal yang resmi, serta membentuk talenta digital yang mampu mengelola potensi ekonomi daerah secara mandiri dan bijak.
Workshop Digitalisasi Investasi menjadi bukti nyata bahwa transformasi IKN turut diimbangi dengan penguatan kapasitas ekonomi masyarakat. Dengan ketahanan finansial dan literasi keuangan yang baik, masyarakat serta pelaku UMKM diharapkan dapat berperan aktif dalam mewujudkan pembangunan IKN yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat luas bagi kemajuan bangsa.

Leave a Reply